Perbedaan Seseorang yang Memiliki Tauhid Uluhiyyah Bagus dan yang Tidak

by 01.45.00 0 komentar
Assalamu'alaikum warahmatullah wabarakaatuh.
Hai halo teman-teman syahin semuaa!. Ketemu lagi nih sama aku. Oh iya, kali ini Syahin akan bahas tentang si pemilik tauhid uluhiyyah bagus dan yang tidak. Kenapa sih kok bahas ini? Kenapa gak yang lain?
Itu tuh, karena akhir-akhir ini aku sering lihat teman-teman Syahin suka ngeliatin video tentang keajaiban2 alam gitu. Yang hewan berkepala dua lah, yang buah super raksasa lah, dan mereka mesti bilang "Waah masya Allah ya, emang yah ciptaan Allah itu hebat sekali". Hmm, tauhid rububiyah mereka bagus sekali yah. Dan ada lagi yang ikutan anggota pecinta alam gitu. Kegiatannya mendaki gunung, atau menjelajahi hutan, de el el. Lalu mereka biking postingan foto mereka dengan caption. "Maasya Allah, the masterpiece of a great creator", atau caption lain yang menurut Syahin itutuh nunjukin banget bagusnya tauhid rububiyah mereka. Karena menisbatkan semua ciptaan di dunia ini kepada Allah. Keren kan?? Tapi eits, tunggu dulu. Kalo gitu, apakah mereka memiliki tauhid uluhiyyah yang bagus juga? Oh, tentu saja tidak, kawan.
Banyak nih Syahin lihat orang-orang suka banget mengeluh, marah, gak sabaran, daan banyak banget yang itu nunjukin tauhid uluhiyyah mereka kurang bagus. Eh, walaupun yang tahu bagus tidaknya itu cuma Allah sih. Kan Syahin cuman berspekulasi aja. Jangan marahin Syahin ya. Tapi tunggu dulu, kalian masa gak percaya sama spekulasi Syahin, nih? Lhah emangnya gimana cara bedain orang yang tauhid uluhiyyahnya bagus sama yang enggak? Oke, Syahin kasih contohnya ya.
Misalnya nih, ada si Ahmad yang berangkat sekolah pakai motor. Eh, tiba-tiba pas di tengah jalan, ban motor dia meletus. Karena dia tauhid uluhiyyahnya kurang bagus akhirnya dia kesel banget. Marah-marah sambil hilang, "Ah, sialan. Ngapain sih pake meletus, bisa telat nih. Sebel ah," akhirnya karena gak ada bengkel di sepanjang jalan, terpaksa deh si Ahmad harus jalan kaki menuntun sepeda motornya sampai ke sekolah. Nah, kalau orang yang tauhid uluhiyyahnya bagus, dia seharusnya bilang gini "Qoddarullah wa maa syaa-a fa'al*. Gak pa pa bannya meletus, kan tadi niat ke sekolahnya udah diniatkan untuk Allah, buat nuntut ilmu, gak pa pa deh jalan kaki. Kan pahalanya malah makin banyak. Tiap langkahnya dihitung pahala,"
 Ini nih, jadi cara bedainnya manusia bertauhid uluhiyyah bagus sama yang tidak itu ketika manusia dihadapkan oleh kekurangan. So, kalo bagus, dia bakal menyadari bahwa hidup di dunia ini semata-mata buat ibadah sama Allah, buat diuji. Dan meniatkan semua amalan di kehidupannya buat Allah, biar dapet pahala. Kalo buruk uluhiyyah-nya dia pasti dia sering gak bersyukur, sering gak sabaran, dan gak bisa menguasai emosi dengan baik.
Trus, apa pentingnya punya tauhid uluhiyyah bagus? Ya penting dong, karena itulah yang membedakan muslimin umat nabi Muhammad dengan kaum Quraisy. Kalo umat nabi Muhammad mentauhidkan Allah sesuai tauhid rububiyah dan tauhid uluhiyyah. Sedangkan kalo kaum Quraisy cuma mengakui Allah sesuai tauhud rububiyyah aja. Dan karena gak mengakui tauhid uluhiyyah itulah yang menbuat mereka jadi kaum musyrikin, yang bakal kena azab ntar di hari kiamat. Na'udzubillahi min dzalik.
Udah ya kawan, kita berjumpa lagi di artikel berikutnya, wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.


*artinya : "Telah ditaqdirkan Allah, dan segala perbuatan yang dikehendaki-Nya"

✍ Penulis : Sittah Shify

Sittah Shify

Developer

Jadilah orang yang berguna bagi orang lain. Saling membahagiakan. Saling menasehati. Saling mengingatkan satu sama lain. Jadilah muslim sejati dan selalu melakukan yang terbaik!.

0 komentar:

Posting Komentar